May 13, 2009

Phenomenon of facebook

Do you have a facebook?

Maybe yes,,, many person has a facebook

Punya banyak teman dari berbagai penjuru dunia bahkan, baru beberapa hari saja memiliki facebook sudah ada memiliki banyak teman di facebook.

Bila kalian bergelut dengan dunia facebook, ada satu hal yang harus kalian waspadai yaitu adanya virus yang bernama koobface yang mana koobface memanfaatkan fitur messaging di Facebook untuk menginfeksi komputer (PC), lalu mencoba mencuri informasi penting seperti nomor kartu kredit. Ouwh mengerikan . . .!!!
Berikut beberapa penuturan dari para peneliti facebook:

"Beberapa virus lain juga memanfaatkan Facebook dengan cara yang sama
untuk menyebarkan diri," kata juru bicara Facebook, Barry Schnitt lewat e-mail.

Dalam blognya, McAfee menyatakan bahwa para penelitinya telah menemukan Koobface berkeliaran di Facebook. Koobface menyebar dengan cara mengirimkan pesan tagline yang menggelitik ke daftar teman pengguna Facebook yang sudah terinfeksi virus.

Chris Boyd, peneliti di FaceTime Security Labs mengatakan, pengguna
Facebook kurang peduli terhadap pesan yang mereka terima.

"Mereka cenderung lengah. Mereka berpikir bahwa seseorang sudah log
in dengan menggunakan sebuah account untuk bisa masuk ke Facebook,
sehingga berpikir tidak mungkin virus bisa menginfeksi mereka,"
kata
Boyd.

Richard Larmer, chief executive RLM Public Relations di New York yang
merupakan salah satu pengguna Facebook mengatakan, ia terpaksa 'membuang' PC-nya setelah terinfeksi Koobface. "Ini benar-benar buruk. Virus ini menghancurkan komputer saya," katanya.

McAfee sendiri masih belum bisa mengidentifikasi pelaku di belakang Koobface. "Pelakunya mengupdate dan menambah fungsionalitas baru,"kata Craig Schmugar, peneliti di McAfee.

itulah beberapa penuturan dari berbagai para ahli dokter PC . . .

Dan sekarang, bagaimanakah bentuk Pesan tersebut ? Pesan tersebut ditulis dalam bahasa inggris bukan jawa lho cuy,yang salah satu subyeknya berbunyi
"You look just awesome in this new movie",

Cara kerjanya jika diklik nantinya akan menggiring user ke sebuah situs di mana user akan diminta untuk mendownload sebuah software jahat yang menyamar sebagai update Flash Player.

Jika software itu di-download, komputer akan terinfeksi virus. Parahnya lagi, komputer yang sudah terinfeksi itu bisa menginfeksi situs-situs lain ketika menggunakan mesin pencari Google, Yahoo, MSN dan Live.com.

Maka dari itu,

Facebook telah mengimbau anggotanya untuk menghapus e-mail yang mencurigakan. Facebook juga memposting petunjuk bagaimana membersihkan komputer yang terinfeksi virus di http://www.facebook .com/security.

0 komentar:

Post a Comment

Inggris Dituding Bunuh Situs Pertemanan

London- Kebebasan penikmat situs jejaring nasional semacam Facebook di Inggris bakal tereduksi. Itu terjadi setelah pemeintah setempat berencana memantau seluruh aktifitas dan mendapatkan data siapapun yang menggunakan situs jejaringpertemanan itu. Data mereka akan disimpan dalam DATABASE yang disebut "big brother".
Terdapt tiga situs yang berada pada daftar teratas, yaitu MySpace,Bebo dan Facebook. Pemantauan itu merupakan bagian dari rencana besar untuk merekam semua jejak komunikasi mereka yang tinggal di Negeri Lady Diana tersebut.Baik yang berupa telepon, e-mail,maupun kunjungan kesitus internet.
Alasan yang dikemukakan Kementrian Dalam Negeri Inggris, pemilik ide pemantauan itu, adalah demi keamanan nasional.
Mereka mengkhawatirkan jika BOOMING jejaring sosial bakal dimanfaatkan oleh teroris atau geng penjahat. Pemerintah bahkan sudah mengajukan proposal keamanan tersebut ke Uni Eropa sejak aksi pengeboman di London pada 7 Juli 2005. Namun, hingga sekarang Uni Eropa belum menanggapi. "Banyak lubang keamanan yang kami temukan di berbagai situs pertemanan. Karena itu, kami berusaha agar lubang tersebut tak dimanfaatkan pihak- pihak tertentu" kata Menteri Dalam Negeri Inggris, Vernon Coaker.
Saat ini, hampir separo populasi Inggris, terdaftar diberbagai jejaring sosial. Facebook misal,memiliki 17juta anggota asal Inggris. Sementara Bebo, situs yang hanya beranggotakan 10juta pengguna remaja dan dewasa. Jumlah yang sama juga didapati pada MySpace.
Tak pelak rencana pemerintah Inggris itu mendapat protes keras dari banyak pihak. Chris Kelly, kepala pengamanan dat Facebook,mengatakan kalau pihaknya berencana untuk melobi Kementrian Dalam Negeri Inggris."Sebab, rencana pemantauan itu seperti upaya pembunuhan kepada situs pertemanan."

taken from jawa pos