May 11, 2009

Makhluk-makhluk Unik Huni Gunung Api Dasar Laut

KOMPAS.com - Gunung api aktif yang diberi nama NW Rota-1 di dasar laut sekitar Guam, sebuah pulau di bagian barat Samudera Pasifik, menjadi hunian makhluk-makhluk laut yang unik. Meski sering terjadi letusan, makin banyak yang datang menghuni kawasan tersebut.

Di antaranya udang, kepiting, siput, dan ketam. Beberapa di antaranya bahkan diperkirakan spesies baru. Pengamatan terakhir dilakukan menggunakan kapal robot bawah laut bernama Jason yang dikendalikan dari kapal riset R/V Thompson pada ekspedisi April lalu.

"Mereka mampu beradaptasi terhadap lingkungannya dan bertahan di lingkungan yang mengandung zat kimia beracun," ujar Bill Chadwick, seorang vulkanolog dari Oregon State University. Ia mengatakan kedatangan jewan-hewan laut karena banyak sumber makanan baru di sekitar bekas letusan.

Semburan gas hidrotermal dari perut gunung telah membawa material organik yang menjadi tempat hidup bakteri. Lapisan subur inilah yang menjadi daya tarik kehadiran makhluk-makhluk lainnya. Bahkan beberapa di antaranya menyesuaikan dengan lingkungan yang baru seperti sejenis udang yang memiliki pengait kecil untuk mengeruk bakteri dan jenis lainnya yang memiliki pengait besar untuk memangsa hewan lain yang berukuran lebih kecil.

Aktivitas gunung api bawah laut ini telah membentuk kerucut setinggi 40 meter dan selebar 300 meter. Para peneliti akan mempelajari hubungan munculnya gunung ini dengan terbentuknya komunitas makhluk hidup seiring aktivitas gunung tersebut.

"Seiring tumbuhnya kerucut tadi, kami telah melihat peningkatan populasi hewan yang hidup di sana," ujar Chadwick. Ia dan timnya telah melakukan pengamatan dua kali sebelumnya pada 2004 dan 2006.

Dengan mempelajari hal tersebut, mereka berharap dapat mengungkap proses pembentukan kehidupan di laut.

1 komentar:

  1. ah yang bener loe???, apa nama spesies barunya??,,,,bentuknya gimana????

    ReplyDelete

Inggris Dituding Bunuh Situs Pertemanan

London- Kebebasan penikmat situs jejaring nasional semacam Facebook di Inggris bakal tereduksi. Itu terjadi setelah pemeintah setempat berencana memantau seluruh aktifitas dan mendapatkan data siapapun yang menggunakan situs jejaringpertemanan itu. Data mereka akan disimpan dalam DATABASE yang disebut "big brother".
Terdapt tiga situs yang berada pada daftar teratas, yaitu MySpace,Bebo dan Facebook. Pemantauan itu merupakan bagian dari rencana besar untuk merekam semua jejak komunikasi mereka yang tinggal di Negeri Lady Diana tersebut.Baik yang berupa telepon, e-mail,maupun kunjungan kesitus internet.
Alasan yang dikemukakan Kementrian Dalam Negeri Inggris, pemilik ide pemantauan itu, adalah demi keamanan nasional.
Mereka mengkhawatirkan jika BOOMING jejaring sosial bakal dimanfaatkan oleh teroris atau geng penjahat. Pemerintah bahkan sudah mengajukan proposal keamanan tersebut ke Uni Eropa sejak aksi pengeboman di London pada 7 Juli 2005. Namun, hingga sekarang Uni Eropa belum menanggapi. "Banyak lubang keamanan yang kami temukan di berbagai situs pertemanan. Karena itu, kami berusaha agar lubang tersebut tak dimanfaatkan pihak- pihak tertentu" kata Menteri Dalam Negeri Inggris, Vernon Coaker.
Saat ini, hampir separo populasi Inggris, terdaftar diberbagai jejaring sosial. Facebook misal,memiliki 17juta anggota asal Inggris. Sementara Bebo, situs yang hanya beranggotakan 10juta pengguna remaja dan dewasa. Jumlah yang sama juga didapati pada MySpace.
Tak pelak rencana pemerintah Inggris itu mendapat protes keras dari banyak pihak. Chris Kelly, kepala pengamanan dat Facebook,mengatakan kalau pihaknya berencana untuk melobi Kementrian Dalam Negeri Inggris."Sebab, rencana pemantauan itu seperti upaya pembunuhan kepada situs pertemanan."

taken from jawa pos