August 11, 2012

faith


kayakinan yang kumiliki begitu kuat meliputi hatiku
keyakinan itu tumbuh begitu besar dan sangat cepat
jika saja kau tak pergi
aku akan kembali
aku akan kembali
memperbaiki semuanya
menyusun kembali bersama mu
seperti saat lalu yang selalu kita impikan

biarlah aku menagis disudut memandangimu dari jauh
tanpa sedikitpun kemampuan untuk menggapaimu
inilah aku
menggapai tapi tak mampu
mencinta tapi tak ingin menyakiti

haruskah aku menjaga
menyakiti, membohongi dan musnah
tangan dan mimpi yang tak pernah menjadi nyata ditangan ini
itulah dirimu

semua akan baik-baik saja called all is well.
aku telah memilih jalanku. aku tahu apa yang ada didalam perjalananku. berjalan lurus tanpa melihat penyesalan yang pernah aku rasa dan adalah sejarah yang tidak ingin aku ulangi. aku telah memilih apa yang aku yakini.
sebuah jaminan untukku. berubah.
all be alright, i've decided one the best thing in my live.
this is my way me and my history which i wouldn't to repeat. it was hurt but it's going like the morphine.
i felt these as good as well, i felt them as hurt as well.
was amazing journey. my story my idea.
i'll be stronger. these ain't stopping my step since i hurt by my history.

untuk memulai yang baru dan lebih kuat
aku memerlukan suatu yang dapat meyakinkan diriku
seberapa kuatkah perasaan ini.
aku sadar, tidak hanya satu hal yang menjadi fokus utama
ada hal lainnya yang perlu diperhatikan.
aku malu menyebutnya.
aku tidak pandai dalam urusan ini, yang kuyakini adalah
tentang semua hal yang pernah aku lalui.
pengalaman.
see her stands alone, i want to come in. be in her side
never left her

aku benar tidak bisa mengatakan apa yang kurasakan terhadapnya
banyak yang aku tak ketahui tentang rasa ini
banyak yang aku tak ketahui tentang cinta
lidahku kelu ketika cinta ada diujung lidah
dan akalku tertawan oleh cinta yang telah lebih dulu bergerak
dan lagi akal menyerah

June 30, 2012

At the Platform One

http://us.images.detik.com/content/2010/02/01/157/sudirman3.jpg
"Hei, tunggu! Ada yang ingin aku sampaikan!"
"Apa?"
"Apa kau tidak bisa pamit dulu sebelum pergi?
sama seperti empat tahun lalu. Kau seenaknya pergi
tanpa ada pesan kepada siapapun. Bahkan kepada
temanmu yang terdekat saja tidak."
"Maaf."
"Mudah ya, bilang maaf dan tanpa dosa seperti itu?"
"Lalu harus apa yang aku katakan?"
"Oke. Mungkin cukup dengan maaf saja.
Apa kamu tahu kalau disini ada yang kesepian dan sakit ketika
kamu pergi. Dan sekarang menyesalkah kamu?"
(diam)
"Aku tak berniat menyakitimu sedikitpun. Yang ada aku kehilangan
dan aku kembali karena masalalu."
"Nah... Katakan sekarang! kau mencintaiku dan kau menyesal
atas semua yang telah terjadi."
"Tidak. Tak akan aku katakan sekarang kau dengan dia, sahabatku."
"Menyesal kau?"
"Maaf aku harus pergi."
"Hei tunggu!"
TO BE CONTINUED

June 23, 2012

Thousand Years

By Christina Perri
Heart beats fast color and promises
How to be brave, how can i love when i'm afraid to fall
Watching her stand alone
All of my doubt sudenly goes away somehow

One step closer

I've died everyday waiting for you
Darling don't be afraid
I've love you
For thousand years
Love you for thousand more

Time stand still beauty and no she is
I would be brave I will not let anything
Take away
Standing in front of me
Every breathe every hour has come to this

One step closer

I've died everyday waiting for you
Darling don't be afraid
I've love you
For thousand years
Love you for thousand more

All along i believed
I would found
Time is brought your heart to me
I've love you
For thousand years
Love you for thousand more

June 16, 2012

Perjalanan Mas Bebep part 2


I'm sorry, are you Indonesian?” suara bening seorang perempuan tiba-tiba memecah lamunannya. Lalu Bebep mengalihkan pandangannya ke arah suara itu. Sesaat ia terdiam.
Ya, benar. Anda juga?” kata Bebep. Ternyata ada dua perempuan yang duduk diseberang kursinya dan keduanya berkerudung.
Ya, benar. Alhamdulillah.” jawab wanita yang sama, yang tadi bertanya kepadanya. “Kami mau ke perpustakaan yang ada di kota ini. Tapi saya tidak tahu dimana.” kata wanita itu
Oh ya, pemberhentian kedua turun saja. Gedungnya yang berwarna cokelat.” kata Bebep.
Terima kasih” kata wanita itu. Lalu tak lama tiba dipemberhentian kedua, kedua wanita itu turun. “Terima kasih, Mas. Mari”
Ya, sama-sama” Bebep tetap dikursinya dan meneruskan perjalanannya. Tiba-tiba ada yang hilang dari dalam relung jiwanya yang sejuk baru saja terjadi.
Ia terbangun dari mimpinya.
“Astaghfirullah, tadi kok bisa mimpi seperti itu?” kata Bebep
Semoga bukan mimpi yang tidak-tidak.” lanjutnya. Pikirannya mulai berjalan sudah hampir jam setengah lima pagi, subuh lima menit lagi. Kemudian ia bergegas dari tempat tidurnya, mandi lalu sholat subuh di masjid dekat rumahnya. Jalan-jalan sudah mulai ramai dengan orang-orang yang berangkat bekerja ataupun para penjual sayur mayur yang baru pulang dari pasar. Ibu-bu rumah tanga yang memiliki kegiatan mulia, bangun pagi-pagi sekali bersama suaminya berangkat kepasar lalu belanja banyak sayur mayur yang masih segar.
Mentari masih enggan

June 04, 2012

diantara ilalang mereka bernyanyi
diantara para hulubalang mereka mereka sebuah rencana
diantara sela waktu ini mereka mencoba merajut kembali semua peristiwa
diantara kesenggangan ini mereka memutarkan cerita yang tak biasa dikembalikan

adalah masa lalu yang tidak pernah diajak kembali
aku meminta waktu dikabulkan untuk diputar kembali
namun itu tak pernah dikabulkan
bahkan Nabi yang meminta pun tak akan dikabulkan

setitik langkah ini akan menjadi sejarah yang sangat penting bagiku
tidak hanya untukku tapi juga sejarah yang akan diceritakan; dicaci maki
dibunuh; dibohongi; dipuja; diingkari

itulah yang seharusnya menjadi pelajaran untukku
supaya aku tak lagi meminta waktu untuk dikembalikan
sejarah yang harusnya tak dilupakan
negeri ini semakin jauh melupakan asalnya